Suasana Jalanan, Rasa Tak Terbantahkan December 8, 2009
Posted by bhubhu in Makanan.trackback
Mungkin sahabat – sahabat semua sering mendengar nama makanan yang satu ini. Untuk mendapatkannya tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, atau bahkan dengan modal ‘secuil’ teman – teman sudah bisa merasakan sensasi dari makanan ini. Biasanya orang menyebut makanan ini dengan nama ‘Nasi Kucing’. Aneh Bukan?
Asal muasal nasi kucing ini sendiri tidak banyak yang tahu. Bahkan, mungkin penjualnya sendiri jika ditanya akan menggeleng – gelengkan kepalanya. Namun, ketika orang mengatakan, “Kucingan Yo….!”, maka dengan sendirinya orang akan tahu, bahwa ia diajak untuk menikmati nasi kucing.
Mungkin istilah nasi kucing ini sendiri diambil dari falsafah porsi nasi yang mirip dengan makanan kucing. Hingga akhirnya orang menyamakannya dengan makanan kucing dan jadilah dari mulut ke mulut orang menggelari nasi tersebut dengan sebutan ‘Nasi Kucing’.
Mungkin dari tampilannya, nasi kucing ini tidak terlalu begitu istimewa. Namun, sensasi yang didapat akan jauh berbeda dengan tempat – tempat lain. Nasi kucing ini disajikan hanya dalam tenda remang – remang bercahayakan nyala lampu teplok yang memberikan penerangan tidak seberapa. Tetapi, bagi sebagian orang suasana ini adalah suasana romantis yang pernah ada di muka bumi ini.
Segenggam nasi dengan lauk berupa sambal tomat dan kering tempe atau tahu, membuat nasi kucing ini sederhana tetapi rasanya menjadi luar biasa. Apalagi ditemani dengan segelas wedang jahe hangat yang biasa digunakan untuk menghangatkan badan di malam yang dingin. Hemm…..
Ada berbagai macam variasi lauk yang ditawarkan untuk menambah sensasi kenikmatan Nasi Kucing. Mulai dari bakwan. rolado, mendoan dan yang menjadi lauk favorit dan primadona para penggemar nasi kucing adalah ceker ayam. Berbagai minuman juga sudah disediakan oleh penjualnya. Seperti Wedang Jahe, Kopi Susu, Teh Anget dan berbagai aneka minuman penghangat badan lainnya.
Di Semarang, tidak terlalu sulit untuk mendapatkan menu special ini. Biasanya para penjual berjualan di sepanjang trotoar – trotoar jalanan atau biasanya paling marak berada di lingkungan kampus. Mahasiswa adalah penggila utama makanan ini. Selain rasa dan suasananya yang mantap untuk mengisi sebagian waktu malam, nasi kucing juga sesuai dengan keuangan mereka.
Apa saudara sudah mencobanya ?


salam kenal mas, senang bisa berbagi pengalaman dan berkomntar di blog ini, tulisan terakhir saya : Dikoran AKu Membaca
Blogie walking neh sambil memperkenalkan pernikahan adat yang ada di Indonesia.
ayo di apdet lagi mas, selamat berbloging riya..
salam dari pernikahan adat Indonesia